Oktober 4, 2012

Hakikat Ilmu

Posted in Dinul Islam, Kehidupanku tagged , pada 6:06 am oleh fuad

Blog Abu Umamah™

Setiap manusia mempunyai tabiat ingin meraih kebaikan yang banyak, baik dalam materi duniawi maupun pahala ukhrawi, namun orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat lebih mengharapkan pahala akhirat dari kesenangan dunia yang sedikit, karena akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.

Allah memerintahkan kita untuk mencari akhirat tanpa melupakan dunia :

وَابْتَغِ فِيْمَا آتَاكَ اللهُ الدَّارَ الأَخِرَةَ وَلاَ تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا.

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia…”. (Al Qashash : 77).

Lihat pos aslinya 6.241 kata lagi

Iklan

September 30, 2012

Instalasi Blaast pada Ubuntu 11.10

Posted in komputer, Linux tagged pada 3:43 pm oleh fuad

Berikut tips untuk instalasi rocket sdk blaast pada ubuntu 11.10 (oneiric),

Untuk mengatasi kompilasi nodejs yang gagal:

$ sudo apt-get install build-essential devscripts

$ sudo apt-get build-dep openssl

$ apt-get source openssl
$ cd openssl-*
$ quilt pop -a

$ sed -i ‘/no-sslv2.patch/d’ debian/patches/series
$ quilt push -a

$ dch -n ‘Allow dangerous v2 protocol’

remove “no-ssl2” from CONFARGS in file debian/rules

$ debuild -uc -us

$ ls ../*ssl*.deb
$ cd ..
$ sudo dpkg -i *.deb

Gunakan package.json (blaast-sdk/runtime/package.json) berikut sebagai ganti package.json bawaan.

{
"packages": {
"node-expat": "=1.5.0",
"connect": "=1.0.0",
"uglify-js": "=1.0.6",
"webworker": "=0.8.3",
"jsdom": "=0.2.0",
"htmlparser": "=1.7.3",
"node-xmpp": "latest",
"express": "=2.5.9",
"jade": "latest",
"ejs": "latest",
"socket.io": "=0.8.0",
"underscore": "latest",
"backbone": "latest",
"sprintf": "latest",
"mailer": "latest",
"compress": "latest",
"put": "latest",
"strtok": "latest",
"redis": "latest",
"coffee-script": "latest",
"oauth": "latest",
"node-stringprep": "=0.1.4"
},

"engine": "node =0.4.7"
}

Jika selanjutnya anda mendapatkan error
“Failed to start backend process because there is no such a directory of….” ikuti tutorial berikut

http://devsupport.blaast.com/discussions/problems/48-failed-to-start-backend-process-because-there-is-no-such-a-direcotry-of-homeghazalinaveinstalled047binnode

September 29, 2012

Ringkasan Buku Mulia dengan Manhaj Salaf

Posted in Dinul Islam tagged , pada 9:50 am oleh fuad

Prinsip Terpenting Manhaj Salaf dalam Aqidah:
1. Sumber Aqidah adalah Kitabullah (Al-Qur-an), Sunnah Rasulullah sallallahualaihiwasallam yang shahih dan Ijma’ Salafush Shalih
2. Menjadikah Sunnah yang shahih sebagai hujjah yang mutlak
3. Memahami Nash-nash syar’i berdasarkan perkataan ulama salaf, Tafsir Mereka, dan Pendapat yang dinukil dari mereka
4. Menerima wahyu sepenuhnya dan mempergunakan akal menurut fungsi yang sebenarnya serta tidak melampaui batas dalam perkara-perkara ghaib yang tidak dapat dinalar oleh Akal
5. Menggabungkan (Mengkorelasikan) semua dalil yang ada dalam satu permasalahan
6. Mengimanai ayat-ayat yang mutasyabih dan mengamalkan ayat yang muhkam
7. Tidak mendalami ilmu kalam dan tidak mengikuti takwil ahli kalam

Sifat-sifat yang dengan nya seorang muslim berhak dikatakan Salafi:
1. Berhukum dengan AlQur’an dan Sunnah dalam semua sisi kehidupan nya
2. Berpegang pada penjelasan dari para Shahabat tentang setiap permasalahan agama secara umum dan lebih khusus lagi mengambil penjelasan mereka dalam masalah aqidah dan manhaj
3. Tidak memperdalam masalah yang tidak dapat dinalar oleh akal
4. Memperhatikan Tauhid Uluhiyah
5. Tidak berdebat dan tidak bermajelis dengan ahlul bid’ah, tidak mendengarkan perkataan mereka atau membantah syuhbat-syubhat mereka, ini adalah jalan para Salafush Shalih
6. Bersemangat dan bersungguh-sungguh menyatukan jamaah dan kalimat kaum muslimin di atas AlQur’an dan Assunnah menurut pemahaman Salaf
7. Menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shalllahualaihiwasallam dalam ibadah, akhlah, dan semua sisi kehidupan sehingga mereka menjadi orang-orang yang terasing di tengah-tengah kaumnya
8. Tidak fanatik melainkan kepada firman ALLAH tabaraka wata’ala dan sabda Rasul Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam yang tidak berkata dari hawa nafsu nya
9. Melakukan amar ma’ruf nahi mungkar
10. Membantah setiap orang yang menyelisihi manhaj salaf, baik Muslim maupun kafir, setinggi dan serendah apapun kedudukannya, baik menyelisihnya dengan sengaja maupun karena kesalahan, dan hal itu tidak termasuk menjelekkan dan menganggap rendah, tetapi termasuk nasihat dan kasih sayang terhadap orang yang dibantah
11. Membedakan antara kesalahan yang berasal dari ulama-ulama islam yang mendasari dakwah nya yang dimulai di atas manhaj Ahlu Sunnah sehingga kesalahan nya itu termasuk ijtihad yang diberikan satu ganjaran sedang kesalahannya ditolak dan antara kesalahan-kesalahan para da’i penyeru bid’ah dari orang-orang yang mendasari dakwah mereka yang tidak dimulai dari manhaj Ahlu Sunnah sehingga kesalahan mereka terhitung sebagai perbuatan bid’ah
12. Taqarrub (mendekatkan diri) kepada ALLAH dengan cara mentaati orang yang telah dijadikan ALLAH ta’ala sebagai ulil amri (pemimpin) bagi kita, tidak memberontak kepada mereka, mendo’akan mereka dengan kebaikan dan keselamatan, dengan tetap menasihati nya secara jujur
13. Hikmah dalam berdakah mengajak kepada jalan ALLAH
14. Memberikan perhatian yang besar terhadap ilmu yang bersumber dari AlQur’an, Assunnah, dan atsar Salaful Ummah serta mengamalkannya dan meyakini bahwa umat ini tidak akan menjadi baik kecuali jika mereka memperhatikan ilmu dan amal shalih
15. Bersemangat melkukan Tashfiyah (pemurnian) dalam setiap bidang agama dan Tarbiyah (mendidik) generasi di atas ajaran yang telah dibersihkan tersebut

Prinsip-prinsip dakwah salafiyah:
1. Kembali kepada AlQur’an dan Assunnah menurut pemahaman Salafus Shalih
2. Berdakwah kepada Tauhid dan mengikhlaskan amal semata-mata karena ALLAH
3. Dakwah Ahlu Sunnah Salafiyyin mengajak ummat islam untuk beribadah kepada Allah dengan benar
4. Memperingatkan kaum muslimin dari bahaya syirik dan berbagai bentuk nya
5. Berdakwah kepada ittiba’ (Mengikuti sunnah Rasulullah) dan memerangi taklid buta
6. Memerangi bid’ah dan beragam pemikiran dari luar islam yang masuk ke dalam nya
7. Menuntut ilmu syar’i
8. Tashfiyah dan Tarbiyah
9. Akhlaq dan Takziyatun Nufus
10.Memperingatkan kaum muslimin dari bahaya hadis-hadis lemah, palsu, dan mungkar
11.Memerangi hizbiyah dan fanatik golongan
12.Berusaha mewujudkan kehidupan islami dan menegakkan hukum ALLAH di muka bumi.

September 19, 2012

Bagan Musthalah Hadits

Posted in Dinul Islam tagged pada 11:41 pm oleh fuad

View this document on Scribd

September 10, 2012

Sekilas Tentang Manhaj

Posted in Dinul Islam tagged pada 11:36 pm oleh fuad

Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Salawat dan salam semoga terus terlimpah kepada Nabi akhir zaman. Amma ba’du.

Sahabat seakidah -yang dimuliakan Allah- tidaklah asing bagi kita istilah-istilah di dalam islam semacam sholat, puasa, sedekah, dan lain-lain. Namun, ternyata tidak sedikit diantara kita yang masih asing dengan istilah manhaj. Apa sih manhaj itu?

Manhaj secara bahasa artinya adalah jalan. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), Bagi setiap umat diantara kalian maka Kami jadikan untuknya syir’ah dan manhaj. (QS. Al-Ma’idah: 48). Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma menerangkan, maksudnya adalah ‘jalan dan sunnah/tuntunan’ (lihat Manhaj as-Salaf ash-Shalih fi Tarjih al-Mashalih, hal. 34 oleh Syaikh Ali al-Halabi)

Sehingga, bisa kita simpulkan bahwa ‘manhaj’ itu serupa dengan istilah metode atau jalan. Akan tetapi yang dimaksud di sini adalah metode dan jalan beragama. Tercakup di dalamnya ilmu, amal, dan dakwah. Sehingga kita mengenal adanya manhaj dalam tholabul ilmi (menimba ilmu). Ada manhaj dalam beramal -sehingga dikenal istilah tafadhul bainal a’maal/perbedaan keutamaan amalan- dan kriteria seperti apakah amalan yang benar menurut kacamata syari’at. Kemudian, kita juga mengenal istilah manhaj dalam hal dakwah; artinya bagaimana metode yang benar dalam berdakwah.

Manhaj ini pulalah yang terkadang disebut oleh Allah -di dalam al-Qur’an- dengan istilah sabilul mukminin -jalan orang-orang beriman- sebagaimana dalam firman-Nya (yang artinya), Barangsiapa yang menentang rasul setelah jelas baginya petunjuk, dan dia justru mengikuti jalan selain jalan orang-orang beriman, maka Kami akan membiarkan dia tersesat di dalam penyimpangan yang dia pilih, dan Kami akan memasukkannya ke dalam Jahannam. Sesungguhnya Jahannam itu adalah seburuk-buruk tempat kembali. (QS. An-Nisaa’: 59)

Apakah manhaj itu penting? Ooh.. tentu saja ia sangat penting. Bahkan, apabila kita cermati ayat di atas ternyata Allah memberikan ancaman yang sangat keras kepada orang-orang yang menyimpang dari sabilul mukminin, atau dengan kata lain menyimpang dari manhaj orang-orang beriman. Allah ancam siapa pun yang menyimpang dari jalan itu bahwa mereka akan terombang-ambing dalam kesesatan dan di akhirat akan dijerumuskan ke dalam Jahannam, na’uudzu billaahi tsumma na’uudzu billaah…

Kemudian, ada pertanyaan penting yang harus kita jawab. Siapakah yang dimaksud dengan ‘orang-orang beriman’ di dalam ayat di atas? Apakah setiap orang beriman -dengan kualitas iman yang bermacam-macam- termasuk di dalamnya, sehingga ahli maksiat dan tukang bid’ah pun termasuk di dalamnya?! Jawabannya adalah seperti yang sudah diterangkan oleh Allah di dalam ayat-ayat-Nya. Demikian pula sudah dijelaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam Sunnah beliau.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), Orang-orang yang terdahulu dan pertama-tama yaitu dari kalangan Muhajirin dan Anshar, dan juga orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun pasti ridha kepada-Nya, dan Allah telah persiapkan untuk mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang amat besar. (QS. At-Taubah: 100)

Jadi, orang-orang beriman yang dimaksud dalam ayat di atas adalah para sahabatradhiyallahu’anhum -kaum Muhajirin dan Anshar- beserta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Inilah manhaj yang benar. Adapun selain itu adalah manhaj yang keliru. Allahu a’lam.

Sekilas Tentang Manhaj.

September 6, 2012

Ilmu mendasar yang wajib diketahui oleh setiap muslim

Posted in Dinul Islam, Kehidupanku tagged , , , pada 2:30 pm oleh fuad

1.Ilmu mengenai Aqidah : Tauhid Uluhiyah, Tauhid Rububiyah, Tauhid Asma’ wa Sifat, dan hal-hal lainnya mengenai Aqidah

Tiga Landasan Utama

Manhaj Aqidah Imam Syafii

Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah

Kitab Tauhid

2.Ilmu mengenai Ibadah : Yaitu ilmu tata cara ibadah yang kita lakukan sehari-hari tharahah, sholat, puasa, zakat, haji

Sifat Shalat Nabi

Sifat Wudhu Nabi

Sifat Puasa Nabi

Zakat

3. Ilmu mengenai hukum halal-haram untuk setiap bidang pekerjaan yang kita geluti, termasuk di dalam nya jika kita memiliki investasi kecil-kecilan dalam satu bidang usaha. Saat ini banyak orang yang berinvestasi dengan emas, sudah tahukan kita bahwa jual beli emas tidak boleh dilakukan secara kredit?

Harta Halal Haram Muamalat Kontemporer

Catatan kajian Ramadhan ustadz Arman Amri, 1433 H

 

من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim nomor 2699).

مَنْ سَلَكَ طَرِيْـقًـا يَبْـتَغِي فِيْهِ عِلْمًا سَهَّـلَ اللهُ لَهُ طَرِيْـقًـا إِلَى الْجَنَّـةِ، وَإِنَّ الْمَـلاَئِـكَةَ لَتَضَعُ أَجْـنِحَـتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصْنَعُ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَـسْـتَغْـفِـرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَـا وَاتِ وَمَنْ فِي الأَرْضِ حَتَّى الْحِـيْتَـانُ فِي الْمَـاءِ .

Artinya: “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya para Malaikat membentangkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha atas apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya orang yang berilmu benar-benar dimintakan ampun oleh penghuni langit dan bumi, bahkan oleh ikan-ikan yang berada di dalam air.” [Hadits shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3641), Tirmidzi (no. 2682), Ibnu Majah (no. 223), Ahmad (V/196), Ad-Darimi (I/98), Ibnu Hibban (88 – Al-Ihsan dan 80 – Al-Mawarid), Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (I/275-276, no. 129), Ibnu ‘Abdil Barr dalam Jami’ Bayanil ‘Ilmi (I/174 ,no. 173), dan Ath-Thahawi dalam Musykilul Atsar (I/429), dari Abud Darda’radhiyallahu’anhu

Mei 11, 2012

Posted in komputer pada 10:16 am oleh fuad

FITRIA KURNIAWAN (ABU FAHD)

Allah ta’ala berfirman, artinya
Dan mereka mendirikan shalat” 
(QS. Al-Baqarah : 3)

 

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
“…Dan tunaikanlah sholat untuk mengingatKu…
(Q.S Thaha:14)

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ (45) الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (46)
Dan minta tolonglah (kepada Allah) dengan sabar dan sholat, sesungguhnya itu adalah berat kecuali bagi orang yang khusyu’. Yaitu orang-orang yang yakin bahwa mereka akan bertemu dengan Rabb mereka dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya
(Q.S alBaqoroh:45-46)

Lihat pos aslinya 52 kata lagi

Februari 19, 2012

Jagalah sholat di manapun engkau berada

Posted in Dinul Islam, Kehidupanku pada 1:48 pm oleh fuad

Contoh-contoh semangat seorang muslim dalam mengerjakan sholat ,

 

 

Muslim Pray in Public – New York, on Taxi

 

Muslim Pray at Airport

Laman sebelumnya · Laman berikutnya

%d blogger menyukai ini: