September 6, 2012

Ilmu mendasar yang wajib diketahui oleh setiap muslim

Posted in Dinul Islam, Kehidupanku tagged , , , pada 2:30 pm oleh fuad

1.Ilmu mengenai Aqidah : Tauhid Uluhiyah, Tauhid Rububiyah, Tauhid Asma’ wa Sifat, dan hal-hal lainnya mengenai Aqidah

Tiga Landasan Utama

Manhaj Aqidah Imam Syafii

Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah

Kitab Tauhid

2.Ilmu mengenai Ibadah : Yaitu ilmu tata cara ibadah yang kita lakukan sehari-hari tharahah, sholat, puasa, zakat, haji

Sifat Shalat Nabi

Sifat Wudhu Nabi

Sifat Puasa Nabi

Zakat

3. Ilmu mengenai hukum halal-haram untuk setiap bidang pekerjaan yang kita geluti, termasuk di dalam nya jika kita memiliki investasi kecil-kecilan dalam satu bidang usaha. Saat ini banyak orang yang berinvestasi dengan emas, sudah tahukan kita bahwa jual beli emas tidak boleh dilakukan secara kredit?

Harta Halal Haram Muamalat Kontemporer

Catatan kajian Ramadhan ustadz Arman Amri, 1433 H

 

من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim nomor 2699).

مَنْ سَلَكَ طَرِيْـقًـا يَبْـتَغِي فِيْهِ عِلْمًا سَهَّـلَ اللهُ لَهُ طَرِيْـقًـا إِلَى الْجَنَّـةِ، وَإِنَّ الْمَـلاَئِـكَةَ لَتَضَعُ أَجْـنِحَـتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصْنَعُ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَـسْـتَغْـفِـرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَـا وَاتِ وَمَنْ فِي الأَرْضِ حَتَّى الْحِـيْتَـانُ فِي الْمَـاءِ .

Artinya: “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya para Malaikat membentangkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha atas apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya orang yang berilmu benar-benar dimintakan ampun oleh penghuni langit dan bumi, bahkan oleh ikan-ikan yang berada di dalam air.” [Hadits shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3641), Tirmidzi (no. 2682), Ibnu Majah (no. 223), Ahmad (V/196), Ad-Darimi (I/98), Ibnu Hibban (88 – Al-Ihsan dan 80 – Al-Mawarid), Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (I/275-276, no. 129), Ibnu ‘Abdil Barr dalam Jami’ Bayanil ‘Ilmi (I/174 ,no. 173), dan Ath-Thahawi dalam Musykilul Atsar (I/429), dari Abud Darda’radhiyallahu’anhu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: