Agustus 8, 2010

Trend Adopsi Open Source di Dunia Bisnis dan Pemerintahan

Posted in Kehidupanku, komputer, Linux pada 10:31 am oleh fuad

Saat ini penggunaan open source sudah menjadi trend di dunia baik bisnis maupun pemerintahan (http://www.redhat.com/about/where-is-open-source/activity/). Menurut gartner (http://www.gartner.com/it/page.jsp?id=801412) 85% perusahaan di dunia sudah menggunakan software open source dan 15% sisa nya akan segera mengimplementasikan dalam 12 bulan ke depan. Dari survey yang dilakukan oleh Accenture 5 Agustus 2010(http://newsroom.accenture.com/article_display.cfm?article_id=5045) 300 perusahaan di Amerika Serikat, Inggris, dan Irlandia. 50% telah menggunakan Open Source Software, dan 28% sedang mengevaluasi penggunaan open source untuk segera digunakan.

Di bisnis migas, perusahaan besar dunia sudah mulai mengadopsi open source software, Salah satu contoh adalah Shell dan Statoil yang mensponsori Opendtect, Software Intrepetasi Seisimik yang bersifat open source (http://opendtect.org/index.php/sponsors.html). Selain itu ada ConocoPhilips yang membangun SuperComputer berbasis Open Source untuk membantu nya untuk melakukan Eksplorasi Migas (http://news.cnet.com/Conoco-hopes-to-hit-oil-with-slick-supercomputer/2100-1001_3-245168.html). Statoil menyatakan bahwa mereka berhasil menghemat pengeluaran IT sebanyak 50% dengan migrasi ke open source (http://customers.redhat.com/2007/10/16/statoil-migrates-from-unix-to-red-hat-enterprise-linux-and-achieves-50-cost-savings)

Untuk skala lokal, telkom dan samudera indonesia adalah dua perusahaan yang mempublikasikan tingkat adopsi open souce di perusahaan nya pada Global Conferences of Open Source 2009 di jakarta. Pada salah satu makalah samudera indonesia mengklaim berhasil menghemat 62% biaya pengunaan IT di perusahaan nya.

Tingkat Adopsi Open Source di Bidang Pemerintahan

Di bidang pemerintahan saat ini sebagian besar di dunia sudah mengimplementasikan open source. Tetangga dekat Indonesia, Malaysia sudah mengadopsi software open source di 97% departemen pemerintahan (http://www.opensource.org/node/535). Brazil dan India yang saat ini menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia merupakan dua negara yang tingkat adopsi open source nya sangat tinggi (http://www.opensource.org/node/535).

Di Indonesia gerakan untuk menggalakkan/menggunakan Open Source software sudah dimulai dari tahun 2004 dengan diprakarsai nya gerakan IGOS (Indonesia Goes Open Source) (igos.web.id). IGOS dideklarasikan pada 30 Juni 2004 oleh 5 kementerian yaitu Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Departemen Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Departemen Pendidikan Nasional.

Kementerian pendayagunaan aparatur negara menindaklanjuti hal ini kemudian mengeluarkan SK Nomor : SE/01/M.PAN/3/2009 tentang pemanfataan perangkat lunak legal dan open source software (oss) kepada para pejabat pemerintahan dan direksi BUMN mewajibkan menggunakan open source software untuk menghemat anggaran pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: